Cara Membuat Nutrisi Hidroponik Organik Sederhana

nutrisi hidroponik

Bagi pemula, bercocok tanam secara hidroponik memang menyenangkan. Karena ada sensasi kepuasan tersendiri. Karena selain unik, hidroponik tidak mengharuskan kita untuk mendapatkan lahan pertanian di kota yang mulai langka. Bercocok tanam hidroponik tidak hanya sebatas menanam kemudian dibiarkan saja. Harus ada perawatan agar tanaman bisa tumbuh maksimal sesuai dengan yang diharapkan.

Maka dari itu, kita harus memperhatikan nutrisi hidroponik bagi tanaman. Pad dasarnya, media tanam yang cocok bagi tanaman adalah tanah. Karena di dalam tanah ada banyak unsur nutrisi yang dibutuhkan bagi tanaman. Maka dari itu, bercocok tanam hidroponik meski menggunakan media tanam lain selain tanah juga harus memenuhi nutrisi yang dibutuhkan tanaman. Sehingga nutrisi tanaman sebagai makanan utamanya akan terpenuhi.

Sebenarnya, nutrisi hidroponik bisa kita dapatkan di toko pertanian. Ada beberapa nutrisi hidroponik yang dijual dengan berbagai merk. Namun sayangnya tidak semua orang bisa membeli nutrisi yang tergolong cukup mahal bagi kemampuan ekonomi sebagian orang. Sedangkan untuk membuat nutrisi hidroponik tidak semudah hanya mencampurkan tanah dengan air. Karena nutrisi ini harus memenuhi unsur makanan lengkap yang dibutuhkan tanaman. Seperti seng, molibdenum, boron, zat besi, mangan, klor, kalsium, fosfor, kalium, sulfur, nitrogen dan magnesium.

Berikut ini ada beberapa cara membuat nutrisi hidroponik organik sederhana :

1.       Menggunakan Nasi Basi

Kalau kita punya nasi basi, jangan dibuang. Karena kita bisa menggunakannya untuk membuat nutrisi hidroponik. Caranya sangat mudah.

Alat dan bahan yang digunakan :

·         Nasi basi dengan ukuran sekitar 4 genggaman orang dewasa

·         Baskom

·         Ember air

·         Botol air mineral

·         Kayu untuk mengaduk

·         Gula pasir sebanyak 0,5 kg

·         Air murni kira-kira 1 gayung

Baca Juga :  Ketahui Hal-Hal Berikut Sebelum Kamu Mengaku sebagai Pecinta Musik

Cara pembuatan tahap pertama :

·         Taruh nasi basi dalam baskom

·         Tutuplah baskom dengan kertas atau plastik tapi jangan ditutup rapat. Agar ada sirkulasi udara yang masuk

·         Diamkan nasi tersebut sekitar 5 hari agar tumbuh jamur. Jika belum tumbuh jamur, biarkan antara 2-3 hari lagi hingga tumbuh jamur. Proses ini bertujuan untuk memperbanyak kandungan microorganisme yang akan digunakan untuk menutrisi tanaman.

Cara pembuatan tahap kedua :

·         Proses ini bertujuan untuk membuat larutan gula.

·         Caranya, campur air murni dengan gula, lalu didihkan.

·         Biarkan hingga uap panasnya hilang

Cara pembuatan tahap ketiga :

·         Proses ini bertujuan untuk mencampur proses tahap pertama dan kedua

·         Jika nasi telah ditumbuhi jamur, keluarkan nasi dari baskom dan taruhlah dalam ember.

·         Tuangkan larutan air gula yang sudah dingin ke dalam ember yang berisi nasi basi yang berjamur. Lalu aduk dengan kayu.

·         Setelah tercampur rata, masukkan ke dalam botol air mineral. Dan diamkan selama kurang lebih 7 hari. Setelah 7 hari, nutrisi hidroponik buatan sendiri sudah bisa dimanfaatkan.

Cara penggunaan nutrisi hidroponik ini sangat mudah. Tuangkan saja pada wadah media tanam hidroponik yang terkena sinar matahari. Agar hasilnya maksimal sesuai dengan yang diharapkan, maka gunakanlah secara rutin. Tapi jangan terlalu sering. Agar tidak terbuang sia-sia.

Selain menggunakan nasi basi, bisa juga menggunakan bahan pupuk kompos yang lain. Misalnya kotoran kambing, kotoran ayam, kotoran kelinci, dedaunan kering, batang pohon pisang yang sudah membusuk, dan bahan alami lainnya.

nutrisi hidroponik

Kita juga bisa menggunakan kombinasi pupuk yang bisa kita beli di toko pertanian. Tapi kalau ingin lebih praktis lagi, bisa langsung membeli nutrisi tanaman hidroponik ini di toko yang menjual bahan hidroponik.

Baca Juga :  Jenis Tanaman Hias Outdoor Tahan Panas dan Hujan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *